Pertamina Jamin Pasokan BBM dan LPG di Jawa Timur Tetap Aman

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 27 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Menjelang libur panjang peringatan Tahun Baru Islam yang jatuh pada Jumat, 27 Juni 2025, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan ketersediaan energi di Jawa Timur tetap stabil dan mencukupi.

Baik pasokan bahan bakar minyak (BBM) ataupun gas LPG dipastikan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama momen libur.

Menurut Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pihaknya telah menyiapkan seluruh infrastruktur secara maksimal.

Penyaluran energi juga tetap dilakukan seperti biasa meski memasuki hari libur nasional.

Ahad menyatakan bahwa LPG menjadi komoditas utama yang mengalami peningkatan permintaan setiap kali momen libur panjang tiba.

Baca Juga :  Dampak Kebijakan Tarif Trump terhadap Ekonomi Lokal Tuban: Industri Besar Tertekan, Daerah Relatif Aman

Oleh karena itu, Pertamina telah mengantisipasi dengan menyalurkan LPG fakultatif, yakni distribusi tambahan di luar kuota harian reguler.

Skema ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan energi, khususnya di wilayah-wilayah dengan potensi lonjakan konsumsi.

Sebagai langkah konkret, Pertamina menambah distribusi sebanyak 999.440 tabung LPG 3 kg atau sekitar 63 persen lebih tinggi dibandingkan rata-rata penyaluran harian di Jawa Timur.

Penambahan pasokan ini diharapkan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama liburan dan mencegah terjadinya kelangkaan di tingkat pengecer.

Selain LPG, kesiapan juga dilakukan pada sektor distribusi BBM.

Pertamina akan melakukan build up stock berdasarkan estimasi kebutuhan serta melakukan pengecekan secara intensif terhadap seluruh sarana dan fasilitas SPBU.

Baca Juga :  Prospek Ekonomi Jawa Timur 2025: Pertumbuhan Stabil dan Strategi Penguatan Sektor Unggulan

Pemeriksaan tersebut mencakup aspek Quantity and Quality (QQ) untuk memastikan BBM yang diterima masyarakat tetap sesuai standar dan aman digunakan.

Pihak Pertamina juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan, khususnya untuk LPG subsidi 3 kg.

Ahad mengingatkan bahwa LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera.

Di lain pihak, untuk masyarakat yang tergolong mampu, disarankan menggunakan produk non-subsidi seperti Bright Gas.

Lebih lanjut, Pertamina juga meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi tidak valid yang beredar di masyarakat atau media sosial.

Sebab, kekhawatiran yang tidak berdasar bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menimbun atau menjual LPG di atas harga eceran tertinggi.

Baca Juga :  Banyuwangi Luncurkan Sunwangi: Revolusi Beras Biofortifikasi Pertama di Indonesia

“Kami berharap masyarakat tetap tenang. Tidak perlu panik membeli dalam jumlah besar, karena pasokan sudah kami persiapkan secara optimal,” ujar Ahad.

Dengan sistem distribusi energi yang terencana dan pengawasan ketat selama periode libur, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus optimistis mampu menjaga kelancaran pasokan energi di seluruh wilayah Jawa Timur.

Masyarakat diimbau tetap bijak dalam menggunakan energi dan turut menjaga stabilitas distribusi demi kenyamanan bersama.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru