Polsek Senduro Dorong Ketahanan Pangan Rumah Tangga Lewat Pemanfaatan Pekarangan Warga

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 30 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, Polri melalui Polsek Senduro, Lumajang, Jawa Timur, mengambil langkah aktif mendukung implementasi program nasional yang menjadi bagian dari visi Asta Cita Presiden.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi dan pengecekan pemanfaatan lahan pekarangan warga yang digelar di Dusun III Sumbermulyo, Desa Senduro, Kecamatan Senduro, pada Jumat (27/6/2025) pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Senduro, AKP Wahono Pudji Santoso, S.H., menyatakan bahwa pihak kepolisian kini tak hanya berfokus pada tugas pengamanan dan penegakan hukum, tetapi juga mengambil peran strategis sebagai “Polisi Penggerak Ketahanan Pangan.”

Menurutnya, ketahanan pangan adalah pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional, dan harus dibangun dari skala terkecil, yaitu rumah tangga.

Baca Juga :  Semangat Petani Tempeh Tengah: Wujud Dukungan Nyata terhadap Program Pertanian Berkelanjutan di Lumajang

Kegiatan tersebut dipimpin oleh dua personel Polsek, Aipda Ribut E.S. dan Aipda Sandra A., yang turut didampingi oleh Kepala Dusun Sumbermulyo, Bapak Budi Hartono, serta tokoh masyarakat setempat, H. Haryono.

Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan langsung kepada warga, mengajak mereka untuk mulai memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber bahan pangan mandiri.

AKP Wahono menyampaikan bahwa meskipun luas pekarangan terbatas, tetap bisa dimaksimalkan untuk ditanami tanaman produktif seperti cabai, tomat, kangkung, dan berbagai sayuran lainnya yang bisa dimanfaatkan sehari-hari.

Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi ketergantungan terhadap pasar, terutama saat kondisi mendesak seperti tengah malam atau saat harga bahan pokok melonjak.

Ia juga menambahkan bahwa hasil dari pekarangan bukan hanya bermanfaat untuk konsumsi sendiri, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan jika produksi berlebih.

Baca Juga :  Dorong Swasembada Pangan Nasional, Banyuwangi Catat Surplus 159 Ribu Ton Beras

Dengan demikian, pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal dapat membantu menstabilkan perekonomian keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional secara bertahap.

Program ini menjadi bagian dari sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Polsek Senduro menargetkan agar kegiatan ini dapat diperluas ke dusun dan desa lain di wilayah hukum mereka, agar dampak positifnya bisa dirasakan secara lebih luas.

Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif, dengan partisipasi aktif dari masyarakat yang tampak antusias mendengarkan arahan dan berdiskusi mengenai cara praktis bercocok tanam di pekarangan mereka masing-masing.

Melalui pendekatan persuasif dan berkelanjutan, Polsek Senduro berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya swasembada pangan dapat meningkat.

Baca Juga :  Semangat Swasembada Pangan Bangkalan: TNI dan Petani Genteng Tanam Jagung Unggul SAGE 01

Dengan demikian, langkah kecil di tingkat lokal ini dapat menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru