Semangat Swasembada Pangan Bangkalan: TNI dan Petani Genteng Tanam Jagung Unggul SAGE 01

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 8 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Suasana berbeda tampak menyelimuti lahan pertanian di Dusun Kembang Poteh, Desa Genteng, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, pada Selasa (8/7/2025).

Hari itu, semangat swasembada pangan kembali menggema ketika para petani dari Kelompok Tani Bang Pote Empat bersama personel TNI dari Koramil 0829-11/Konang melaksanakan kegiatan tanam jagung secara gotong-royong.

Dipimpin oleh Serka Kuslaili, kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan pertanian yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

TNI yang hadir bukan sekadar memberikan arahan teknis, tetapi juga ikut turun langsung ke lahan sawah.

Mereka mencangkul, menanam, hingga memberikan motivasi kepada para petani agar lebih semangat dalam mengelola pertanian.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Cek NIK KTP Dipakai Pinjol atau Tidak Lewat iDeb OJK: Aman, Resmi, dan Anti Penipuan

Serka Kuslaili menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas teknis.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan TNI di lapangan juga bertujuan untuk membangkitkan kepercayaan diri petani agar lebih percaya pada potensi lahan yang mereka miliki.

Ia juga memaparkan alasan pemilihan jagung hibrida varietas unggul SAGE 01 sebagai komoditas utama dalam kegiatan tersebut.

Varietas ini dikenal tahan terhadap serangan hama serta memiliki tingkat produktivitas yang tinggi, sehingga dinilai tepat untuk mendukung program peningkatan hasil pertanian lokal.

Menurut Kuslaili, kehadiran personel TNI di tengah masyarakat petani bukanlah hal yang baru.

Namun demikian, kolaborasi ini selalu menjadi sumber semangat tersendiri bagi para petani.

Keterlibatan aktif aparat dalam mendukung kegiatan pertanian diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kedaulatan pangan adalah bagian dari tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Kerja Bakti di Desa Kertowono: Sinergi Warga dan TNI Normalisasi Irigasi Demi Pertanian dan Cegah Banjir

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bang Pote Empat, Koyin, turut mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap inisiatif pendampingan ini.

Dirinya menuturkan bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah petani memberikan motivasi tambahan serta rasa percaya diri dalam menjalani aktivitas pertanian.

Ia menilai bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa profesi petani adalah bagian dari perjuangan membangun bangsa.

Lebih lanjut, Koyin menyebut bahwa semangat gotong-royong yang ditumbuhkan lewat kerja sama dengan TNI mampu mempererat solidaritas antaranggota kelompok tani.

Selain itu, ia berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan di masa depan demi meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pencapaian target ketahanan pangan nasional.

Baca Juga :  Lapas Pasuruan Kembangkan Budidaya Ayam Petelur untuk Tingkatkan Kemandirian Warga Binaan

Melalui sinergi antara petani dan TNI, Desa Genteng menjadi contoh nyata bahwa swasembada pangan bukan sekadar wacana.

Melalui pemanfaatan varietas jagung unggul dan juga pendampingan intensif, sektor pertanian lokal diyakini mampu bangkit dan menjadi tulang punggung ketahanan pangan daerah.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru