Benih Jagung NK Perkasa Sakti Hadir di Kediri, Solusi Tangguh Hadapi Iklim Ekstrem dan Jaga Ketahanan Pangan

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 2 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Kementerian Pertanian melalui Direktorat Perbenihan Tanaman Pangan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan varietas jagung hibrida unggul di Indonesia.

Hal ini tampak jelas dalam kegiatan peluncuran benih jagung bioteknologi terbaru, NK Perkasa Sakti, yang digelar di Desa Kedungmalang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Rabu (2/7/2025).

Gunawan, selaku Direktur Perbenihan Tanaman Pangan, menyampaikan bahwa benih memegang peran sentral dalam proses produksi pertanian.

Ia menjelaskan bahwa hingga saat ini, pemerintah telah melepas lebih dari 370 varietas jagung hibrida sebagai bagian dari upaya pengembangan teknologi pertanian nasional.

Namun, ia menekankan bahwa peran swasta tetap dibutuhkan, mengingat pengembangan varietas baru memerlukan biaya tinggi dan fasilitas mutakhir.

Baca Juga :  Harga Cabai di Kediri Stabil Meski Serapan ke Jabodetabek dan Industri Masih Libur

Dalam acara tersebut, pihak Syngenta Indonesia juga menyampaikan visi dan keunggulan dari benih NK Perkasa Sakti.

Menurut Customer Business Manager Syngenta Indonesia, Nguyen Huy Cuong, benih ini dirancang untuk menghadapi tantangan iklim ekstrem, terutama pada musim kering dan cuaca tidak menentu.

Benih tersebut diklaim mampu memberikan efisiensi tinggi, tangguh terhadap tekanan lingkungan, dan tetap produktif di berbagai kondisi.

Senada dengan pernyataan tersebut, Imam Sujono selaku Seed Marketing Head Syngenta Indonesia menambahkan bahwa Jawa Timur, khususnya Kabupaten Kediri, memiliki posisi strategis sebagai salah satu sentra produksi jagung nasional.

Dengan produktivitas yang mampu meningkat hingga 5-10 persen dibandingkan varietas lain, benih NK Perkasa Sakti diharapkan mampu menjawab kebutuhan petani di tengah fluktuasi iklim dan tantangan pertanian modern.

Baca Juga :  Inovasi Petani Malang: Pembibitan Padi di Lahan Kering Lebih Praktis dan Efisien

Bahkan, dalam kondisi optimal, potensi panen varietas ini disebut dapat mencapai 13,3 ton per hektare.

Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, turut memberikan dukungannya terhadap hadirnya benih unggul ini.

Ia menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan tumpuan utama bagi sebagian besar masyarakat Kediri yang berjumlah sekitar 1,7 juta jiwa.

Ia juga menekankan bahwa jagung merupakan salah satu komoditas unggulan di wilayahnya, dengan Desa Kedungmalang sebagai salah satu pusat produksi.

Salah satu petani asal Jember, Abubakar, yang telah lebih dahulu mencoba menanam benih NK Perkasa Sakti, membagikan pengalamannya.

Ia mengaku benih tersebut memberikan efisiensi tinggi dalam pengendalian gulma dan hama ulat penggerek batang.

Baca Juga :  Cara Cek Nama Penerima BLT Kesra Rp900 Ribu Online, Mudah dan Bisa Dilakukan dari Rumah

Menurutnya, tanaman tampak lebih sehat dan kuat, sehingga tingkat kekhawatiran terhadap serangan hama menjadi lebih rendah dibandingkan dengan penggunaan varietas jagung konvensional.

Peluncuran benih NK Perkasa Sakti ini merupakan bagian dari rangkaian program nasional Syngenta Indonesia.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah diselenggarakan di sejumlah daerah lain seperti Lampung, Bone (Sulawesi Selatan), Lamongan, dan Grobogan (Jawa Tengah).

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan para petani Indonesia, khususnya di sentra produksi jagung, dapat semakin produktif, efisien, dan tahan terhadap perubahan iklim, sehingga turut memperkuat ketahanan pangan nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru