Peran Babinsa Ponorogo Dukung Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Sunday, 24 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya meningkatkan ketahanan pangan terus dilakukan di berbagai daerah, salah satunya di Kabupaten Ponorogo.

Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0802/Ponorogo berperan aktif mendampingi petani sejak tahap persiapan lahan hingga tiba saat panen.

Langkah ini menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap petani agar hasil pertanian tetap produktif dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Pendampingan yang dilakukan tidak sebatas pada teknis pertanian saja, melainkan juga bertujuan untuk memberikan motivasi.

Semangat yang diberikan oleh Babinsa diharapkan mampu mendorong petani agar lebih giat bekerja, sehingga hasil panen bisa berlimpah dan mendukung ketersediaan pangan di tingkat lokal maupun nasional.

Salah satu bentuk pendampingan ini terlihat dari kegiatan Serda Aris Setiawan, anggota Koramil Tipe B 0802/03 Babadan.

Baca Juga :  90 Pencari Kerja di Pasuruan Ikuti Pelatihan Kompetensi Gratis, Dapat Sertifikat BLK dan BNSP

Ia terjun langsung ke sawah mendampingi seorang petani Dusun Gebang, Desa Bareng, Kecamatan Babadan, yang sedang membersihkan gulma di tanaman padi.

Dalam kegiatan tersebut, ia memanfaatkan momen sebagai sarana komunikasi sosial dengan masyarakat desa binaannya.

Dukungan tersebut juga diberikan kepada kelompok tani Srirejeki, yang menjadi wadah para petani setempat untuk saling bekerja sama meningkatkan hasil pertanian.

Dengan pendampingan itu, Serda Aris tidak hanya hadir sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai mitra kerja yang ikut memberikan semangat kepada petani.

Tujuannya agar mereka lebih percaya diri mengolah lahan hingga akhirnya mampu menghasilkan panen yang memuaskan.

Peran Babinsa dalam mendampingi petani bukan hanya sebatas rutinitas, melainkan bagian dari strategi besar menjaga ketahanan pangan.

Baca Juga :  Sekolah Kopi Mas Be: Membangun Edukasi dan Kebanggaan Kopi Ngawi

Semangat dan motivasi yang ditanamkan kepada petani diharapkan mampu membuat mereka lebih konsisten dalam mengelola lahan.

Menurut Serda Aris, harapan terbesar dari kegiatan ini adalah hasil panen yang lebih baik.

Dengan kondisi lahan yang terawat, bebas gulma, serta dikelola dengan penuh semangat, kemungkinan panen melimpah sangat terbuka.

Hasil tersebut nantinya bukan hanya bermanfaat bagi petani sendiri, tetapi juga mendukung kebutuhan pangan masyarakat Ponorogo dan Indonesia secara umum.

Kegiatan pendampingan Babinsa juga menunjukkan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

Keterlibatan aparat dalam aktivitas pertanian memperlihatkan bahwa upaya menciptakan kedaulatan pangan tidak bisa hanya dibebankan pada petani, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Harga Cabai di Kediri Mulai Turun, Pasokan Melimpah Bikin Pasar Stabil

Melalui langkah nyata ini, TNI berupaya memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga meski menghadapi berbagai tantangan, seperti cuaca tidak menentu atau serangan hama.

Dengan pendampingan yang konsisten, diharapkan petani dapat lebih siap menghadapi hambatan tersebut.

Pendampingan Babinsa Kodim 0802/Ponorogo terhadap petani di berbagai desa binaan menunjukkan betapa pentingnya dukungan moral dan teknis dalam dunia pertanian.

Kehadiran mereka tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga menjadi sumber motivasi yang berharga bagi petani.

Dengan semangat kebersamaan ini, ketahanan pangan di Ponorogo diharapkan semakin kuat, dan hasil panen yang melimpah bisa menjadi wujud nyata dari kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam mendukung kebutuhan pangan nasional.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru