BPR Bojonegoro Raih Pertumbuhan Aset Tertinggi di Jawa Timur, OJK Beri Apresiasi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 25 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Lembaga keuangan daerah kembali menunjukkan kinerja positif di tengah dinamika ekonomi nasional.

Salah satunya adalah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bojonegoro yang berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun 2025.

Kinerja gemilang tersebut mendapat apresiasi langsung dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Jawa Timur yang menilai BPR Bojonegoro sebagai salah satu lembaga perbankan daerah dengan performa terbaik di provinsi ini.

Perwakilan OJK Jawa Timur, Maulana Yasin, mengungkapkan bahwa hasil pemantauan lembaganya menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan pada BPR Bojonegoro.

Ia menilai, lembaga keuangan daerah ini mampu menunjukkan ketahanan dan adaptasi tinggi di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Berdasarkan data yang tercatat hingga triwulan ketiga atau September 2025, total aset BPR Bojonegoro tumbuh sebesar 11,82 persen.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Syarat Daftar BSI Tabungan Berencana 2025, Cukup Siapkan Dokumen Ini

Angka ini jauh melampaui rata-rata peningkatan aset perbankan di Jawa Timur yang hanya mencapai 4,56 persen.

Maulana menilai bahwa capaian tersebut mencerminkan kemampuan manajemen BPR Bojonegoro dalam mengelola keuangan dan menjaga stabilitas lembaga.

Peningkatan yang cukup besar juga menandakan adanya kepercayaan tinggi dari masyarakat terhadap layanan dan produk perbankan yang ditawarkan.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan aset tersebut tidak hanya berasal dari peningkatan pinjaman, tetapi juga ditopang oleh lonjakan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat signifikan hingga 47,2 persen sepanjang tahun berjalan.

Pertumbuhan DPK tersebut, menurut Maulana, menjadi sinyal positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BPR Bojonegoro.

Masyarakat kini semakin yakin untuk menempatkan dananya di lembaga keuangan lokal karena dinilai aman, transparan, serta memberikan manfaat bagi pengembangan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Dekranasda Bojonegoro dan Jepara Perkuat Kolaborasi: Dorong Inovasi Kerajinan di Era Digital

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengelolaan keuangan yang hati-hati, pelayanan yang dekat dengan masyarakat, dan inovasi dalam produk perbankan berbasis digital.

Selain memberikan apresiasi, OJK juga berharap agar BPR Bojonegoro terus memperkuat perannya dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah.

Sebagai lembaga keuangan yang beroperasi di tingkat lokal, BPR memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui pembiayaan yang mudah dan terjangkau, BPR diharapkan mampu memperluas akses keuangan di wilayah pedesaan yang belum tersentuh layanan perbankan besar.

Maulana menegaskan pentingnya sinergi antara BPR, pemerintah daerah, dan OJK dalam menjaga stabilitas keuangan serta memperkuat literasi keuangan masyarakat.

Baca Juga :  Ratusan Pelajar Madiun Ikuti Peringatan Hari Indonesia Menabung 2025, Dorong Budaya Menabung Sejak Dini

Dengan dukungan regulasi yang tepat, BPR Bojonegoro diyakini dapat menjadi model keberhasilan lembaga keuangan daerah di Jawa Timur bahkan di tingkat nasional.

Kinerja positif BPR Bojonegoro di tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa lembaga keuangan lokal mampu tumbuh secara berkelanjutan jika dikelola dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan fokus pada pelayanan masyarakat.

Di tengah tantangan ekonomi global, kehadiran BPR seperti di Bojonegoro menunjukkan bahwa potensi ekonomi daerah dapat terus berkembang melalui manajemen keuangan yang profesional dan dukungan kebijakan yang berpihak pada rakyat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern
Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional
Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya
Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terkait

Friday, 17 July 2026 - 11:02 WIB

Bupati Sumenep Dorong Koperasi Go Digital, Sebut Teknologi Jadi Kunci Bertahan di Era Modern

Wednesday, 15 July 2026 - 18:22 WIB

Produksi Beras Banyuwangi Tembus 255 Ribu Ton, Surplus 174 Ribu Ton Jadi Penopang Cadangan Pangan Nasional

Wednesday, 15 July 2026 - 18:19 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Sumenep Tiba-Tiba Melonjak, Pedagang Ungkap Penyebab Utamanya

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Berita Terbaru