DPRD Jatim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue di Malang

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 8 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur.

Salah satunya melalui inisiatif Anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas, yang menggagas Program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja: Pembuatan Roti dan Kue.

Kegiatan ini berlangsung di Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, sebagai wujud nyata pemberdayaan masyarakat berbasis keterampilan.

Program tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, UPT BLK Singosari, dan Kelurahan Mergosono Kota Malang.

Sinergi lintas lembaga ini bertujuan memberikan kesempatan bagi warga untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang kuliner, khususnya pembuatan roti dan kue, yang memiliki potensi pasar cukup tinggi.

Baca Juga :  163 Koperasi Merah Putih Resmi Dibentuk di Lumajang, Dorong Ekonomi Desa Mandiri

Kegiatan pelatihan ini mendapatkan sambutan antusias dari puluhan peserta yang ingin menambah kemampuan baru sekaligus mempersiapkan diri membuka usaha mandiri.

Dalam kegiatan tersebut, Puguh Wiji Pamungkas menyampaikan rasa syukurnya karena dapat menghadiri pembukaan program pelatihan di Kelurahan Mergosono.

Ia menilai, pelatihan semacam ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan daya saing masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Politisi muda dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan bahwa program pelatihan kerja bukan hanya sekadar kegiatan formal, tetapi bentuk dedikasi nyata untuk membangun Malang sebagai kota yang mandiri dan berdaya saing.

Menurutnya, persoalan kemandirian ekonomi dan terbatasnya lapangan pekerjaan harus dijawab dengan menciptakan ruang-ruang pembelajaran yang mampu menumbuhkan kreativitas serta semangat kewirausahaan masyarakat.

Baca Juga :  OJK Malang: Ratusan Pengaduan Pinjol Ilegal Masuk, Waspadai Modus Penipuan Berkedok Part-Time

Ia juga menegaskan pentingnya perubahan paradigma masyarakat agar tidak hanya berfokus menjadi pencari kerja, melainkan berani menjadi pencipta lapangan kerja baru.

Melalui pelatihan seperti ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk mengembangkan usaha rumahan, terutama di sektor kuliner yang terus berkembang dan memiliki permintaan pasar stabil.

Pembukaan kegiatan pelatihan tersebut turut dihadiri oleh Kepala UPT BLK Singosari, Lurah Mergosono, serta Anggota DPRD Kota Malang Dr. Indra Permana.

Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan kerja dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Jawa Timur.

Puguh menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur akan terus mendukung program-program produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Strategi Baru Jual Sapi dan Kambing Jelang Iduladha, Peternak Kurban di Malang Andalkan Live Streaming

Menurutnya, pelatihan kerja seperti ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun SDM yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

Ia berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Jawa Timur agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat.

Dengan meningkatnya kemampuan dan produktivitas warga, diharapkan tercipta pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih merata.

Program pelatihan pembuatan roti dan kue ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa penguatan ekonomi daerah dapat dimulai dari peningkatan keterampilan masyarakat.

Melalui langkah tersebut, DPRD Jatim bersama berbagai pihak berkomitmen membangun masyarakat yang mandiri, kreatif, dan siap bersaing di dunia usaha.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru