Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Friday, 6 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Jombang gelar pasar murah EPIK Mobile jelang Idul Fitri 1447 H. Warga antusias beli sembako murah untuk tekan inflasi Ramadan.

Pemkab Jombang gelar pasar murah EPIK Mobile jelang Idul Fitri 1447 H. Warga antusias beli sembako murah untuk tekan inflasi Ramadan.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah melalui program EPIK Mobile di Kecamatan Megaluh. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Kegiatan pasar murah tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Megaluh pada Kamis (5/3/2026). Sejumlah pejabat dari pemerintah daerah hingga instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jombang, Bambang Suntowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Timur dan TPID Kabupaten Jombang.

Baca Juga :  Jombang Fokus Optimalisasi DBHCHT 2026 di Tengah Penurunan Anggaran, Bupati Tekankan Program Tepat Sasaran

“Dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026, TPID Provinsi Jawa Timur bersama TPID Kabupaten Jombang bersinergi menggelar kegiatan Pasar Murah Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK) Mobile di Pendopo Kecamatan Megaluh,” ujar Bambang.

Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias mendatangi lokasi pasar murah. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Menurut Bambang, program pasar murah ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.

“Melalui kegiatan pasar murah ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara TPID Provinsi Jawa Timur dan TPID Kabupaten Jombang dalam upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga :  Desa Kesulitan Sediakan Lahan untuk Gerai KDKMP: Dinkop UM Jombang Ungkap Kendala di Lapangan

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Analisis Ekonomi Makro Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Dedi Haryono, menjelaskan bahwa program EPIK Mobile merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan armada truk pasar murah keliling ke berbagai daerah.

“Melalui EPIK Mobile ini disediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras SPHP, beras premium Jatim Cetar, minyak goreng, gula, serta beberapa komoditas lainnya,” jelas Dedi.

Selain menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi penguatan ekonomi digital kepada masyarakat. Program tersebut melibatkan Bank Indonesia yang turut mendorong penggunaan sistem pembayaran non-tunai.

Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Santy Wardhani, menyampaikan bahwa masyarakat juga didorong memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui QRIS.

Baca Juga :  OJK Malang: Ratusan Pengaduan Pinjol Ilegal Masuk, Waspadai Modus Penipuan Berkedok Part-Time

“Bank Indonesia bersama pemerintah daerah turut berperan dalam pengendalian inflasi sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi di daerah. Harapannya, stabilitas harga dapat terjaga dan masyarakat semakin terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS,” ungkap Santy.

Melalui program pasar murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru