Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah melalui program EPIK Mobile di Kecamatan Megaluh. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan pasar murah tersebut digelar di Pendopo Kecamatan Megaluh pada Kamis (5/3/2026). Sejumlah pejabat dari pemerintah daerah hingga instansi terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Bank Indonesia.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Jombang, Bambang Suntowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jawa Timur dan TPID Kabupaten Jombang.
“Dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Idul Fitri 1447 H/2026, TPID Provinsi Jawa Timur bersama TPID Kabupaten Jombang bersinergi menggelar kegiatan Pasar Murah Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK) Mobile di Pendopo Kecamatan Megaluh,” ujar Bambang.
Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias mendatangi lokasi pasar murah. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Menurut Bambang, program pasar murah ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat selama bulan Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
“Melalui kegiatan pasar murah ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara TPID Provinsi Jawa Timur dan TPID Kabupaten Jombang dalam upaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Analisis Ekonomi Makro Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, Dedi Haryono, menjelaskan bahwa program EPIK Mobile merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang menghadirkan armada truk pasar murah keliling ke berbagai daerah.
“Melalui EPIK Mobile ini disediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras SPHP, beras premium Jatim Cetar, minyak goreng, gula, serta beberapa komoditas lainnya,” jelas Dedi.
Selain menyediakan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi penguatan ekonomi digital kepada masyarakat. Program tersebut melibatkan Bank Indonesia yang turut mendorong penggunaan sistem pembayaran non-tunai.
Analis Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Santy Wardhani, menyampaikan bahwa masyarakat juga didorong memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui QRIS.
“Bank Indonesia bersama pemerintah daerah turut berperan dalam pengendalian inflasi sekaligus mendorong percepatan digitalisasi transaksi di daerah. Harapannya, stabilitas harga dapat terjaga dan masyarakat semakin terbiasa menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS,” ungkap Santy.
Melalui program pasar murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.











