Program Prokesra: Solusi Pembiayaan Terjangkau bagi UMKM di Jawa Timur

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 3 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Dalam upaya memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama PT. Bank Perekonomian Rakyat Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jatim, meluncurkan Program Kredit Sejahtera UMKM (Prokesra).

Program ini bertujuan untuk membantu UMKM mengatasi permasalahan permodalan dengan menawarkan subsidi bunga yang lebih rendah, sehingga memudahkan mereka untuk mendapatkan pembiayaan yang terjangkau.

Prokesra hadir sebagai respons terhadap dampak buruk yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19 terhadap sektor UMKM.

Banyak pelaku usaha mikro dan kecil yang kesulitan mendapatkan pembiayaan akibat turunnya kondisi keuangan mereka.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bank UMKM Jatim mengambil langkah dengan menanggung sebagian besar bunga kredit, sehingga pelaku UMKM hanya perlu membayar bunga sekitar 3 persen per tahun, menjadikan program ini lebih terjangkau.

Baca Juga :  Intip 5 Ide Usaha Rumahan Modal Kecil yang Wajib Kamu Intip

Irwan Eka Wijaya Arsyad, Plt Direktur Utama Bank UMKM Jatim, menjelaskan bahwa meski bunga rendah menjadi daya tarik utama, keberhasilan Prokesra tidak hanya ditentukan oleh besaran bunga kredit yang ditawarkan.

Menurutnya, kesuksesan program ini juga bergantung pada sistem operasional yang efisien, analisis yang tepat, dan strategi pemasaran yang terarah.

Melalui penerapan prosedur dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, Prokesra berhasil mencatatkan angka Non-Performing Loan (NPL) yang sangat rendah, hanya 0,64 persen.

Angka ini menunjukkan bahwa sebagian besar kredit yang disalurkan berhasil dikelola dengan baik, dan pelaku UMKM mampu memenuhi kewajiban pembayaran tepat waktu.

Sejak diluncurkan pada tahun 2022, Prokesra telah memberikan dampak signifikan bagi ribuan pelaku UMKM di Jawa Timur.

Baca Juga :  Lapas Kediri Panen Perdana Kangkung: Wujud Nyata Kemandirian dan Ketahanan Pangan

Hingga Oktober 2024, total kredit yang telah disalurkan melalui program ini mencapai sekitar Rp 500 miliar.

Bank UMKM Jatim sendiri telah melayani sekitar 57 ribu nasabah, dengan lebih dari 92 persen di antaranya merupakan pelaku UMKM.

Program ini diharapkan terus berkembang, terutama dengan adanya rencana Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menambah anggaran subsidi bunga pada tahun 2025.

Anggaran yang lebih besar ini diperkirakan akan memungkinkan penyaluran kredit yang lebih banyak, dengan estimasi penyaluran mencapai ratusan miliar rupiah.

Hal ini tentunya akan semakin memperkuat peran sektor UMKM dalam perekonomian daerah dan nasional.

Prokesra menjadi salah satu bukti komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung pengembangan UMKM sebagai pilar utama ekonomi daerah.

Baca Juga :  Intip 5 Ide Peluang Usaha Modal Kecil yang Bikin Kamu Penasaran

Dengan pembiayaan yang lebih terjangkau dan sistem yang sudah terbukti efektif, Prokesra diharapkan dapat terus memberi manfaat jangka panjang bagi pelaku UMKM di wilayah ini.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Blitar Dorong “Bersih-Bersih” Kredit Macet BPR Penataran, Langkah Tegas di RUPS 2026 Jadi Sorotan
Khofifah Ungkap 80 Persen Stok Minyakita Kosong di Pasar Jatim, Alarm Serius Jelang Ramadan
Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kg, Khofifah Wanti-Wanti Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026
Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat
Jelang Lebaran 2026, Disnakertrans Jatim Turunkan 54 Posko THR dan Siaga Cegah PHK
Ciptakan Ramadhan Berkesan Dengan SHORUSH
PERHATIKAN! Beberapa Kesalahan Fatal Saat Daftar SSCASN yang Wajib Dihindari Agar tidak Gagal Saat Mendaftar Jangan Sampai Gugur

Berita Terkait

Friday, 27 February 2026 - 18:55 WIB

Bupati Blitar Dorong “Bersih-Bersih” Kredit Macet BPR Penataran, Langkah Tegas di RUPS 2026 Jadi Sorotan

Friday, 27 February 2026 - 18:53 WIB

Khofifah Ungkap 80 Persen Stok Minyakita Kosong di Pasar Jatim, Alarm Serius Jelang Ramadan

Friday, 27 February 2026 - 18:48 WIB

Harga Cabai Tembus Rp90 Ribu per Kg, Khofifah Wanti-Wanti Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran

Wednesday, 25 February 2026 - 18:45 WIB

Arus Petikemas Internasional di Terminal Teluk Lamong Melonjak 91,9% di Awal 2026

Wednesday, 25 February 2026 - 18:41 WIB

Harga Cabai Rawit di Banyuwangi Turun Jadi Rp85 Ribu/Kg, Pasokan Meningkat

Berita Terbaru