Guru TPQ di Mojokerto Dapat Insentif dan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Saturday, 17 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Sebanyak 6.000 guru Taman Pendidikan Al-Qur’an atau TPQ di Kabupaten Mojokerto mendapatkan insentif tahunan dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto pada tahun 2025.

Masing-masing guru menerima dana sebesar Rp1.250.000, yang diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran strategis mereka dalam membimbing generasi muda melalui pendidikan keagamaan.

Penyaluran insentif tersebut secara simbolis dilaksanakan di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) pada Kamis, 15 Mei 2025, dan diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pemberian insentif ini mencerminkan komitmen kuat Pemkab terhadap pembangunan karakter anak-anak Mojokerto melalui pendidikan Al-Qur’an.

Gus Barra menyebutkan bahwa besaran insentif untuk tahun ini meningkat signifikan bila dibanding tahun sebelumnya, yang hanya sebesar Rp500.000 per orang.

Baca Juga :  Apakah BSU Cair Lagi di September 2025? Ini Penjelasan Resminya

Kenaikan ini dinilai sebagai langkah penting dalam memberikan penghargaan lebih kepada para pendidik Al-Qur’an yang telah berkontribusi besar dalam pembinaan moral dan spiritual anak-anak Mojokerto.

Tak hanya berupa dana tunai, Pemkab Mojokerto juga memberikan perlindungan sosial berupa jaminan BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh guru TPQ penerima insentif.

Langkah ini diambil guna memberikan rasa aman dan kesejahteraan jangka panjang bagi para pengajar di bidang keagamaan tersebut.

Alokasi anggaran untuk program insentif ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mojokerto tahun 2025, dengan total dana yang disiapkan mencapai Rp7,5 miliar.

Penyalurannya diatur dalam Keputusan Bupati Mojokerto Nomor 188.45/133/HK/416-012/2025 yang memuat daftar penerima serta besaran bantuan sosial yang diberikan.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Bapanas Sidak ke Pasar Legi Ponorogo: Harga Bapokting Terpantau Stabil

Bupati juga menjelaskan bahwa dasar hukum dari program ini merujuk pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 15 Tahun 2022 tentang pedoman hibah dan bantuan sosial APBD, serta Perbup Nomor 36 Tahun 2023 mengenai pemberian insentif bagi guru TPQ.

Masih menurut Gus Barra, peran guru TPQ sangatlah vital karena jasa merekalah anak-anak bisa tahu, paham, dan bisa membaca Al-Qur’an.

Ia menekankan bahwa tanpa kehadiran para pendidik ini, pembangunan spiritual generasi muda Mojokerto tidak akan berjalan optimal.

Program pemberian insentif ini direncanakan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang dengan sistem yang semakin baik.

Pemerintah daerah juga berencana melakukan evaluasi dan perbaikan dalam mekanisme distribusinya, termasuk dalam menentukan kriteria penerima.

Baca Juga :  Harga Cabai di Kediri Anjlok Lagi, Petani Mulai Rugi Meski Pasokan Stabil

Dalam pelaksanaannya, data penerima bantuan akan diselaraskan dengan acuan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto.

Acara penyerahan simbolis insentif tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko,

Muttakin, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, juga Kepala BPJS Ketenagakerjaan, serta Koordinator Pembina TPQ.

Sebanyak 200 perwakilan guru TPQ dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mojokerto turut hadir dalam acara tersebut sebagai simbol partisipasi dari para penerima manfaat.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak
Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak
Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam
Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan
Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen
Jelang Lebaran 2026, Pemkab Jombang Gelar Pasar Murah EPIK Mobile: Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Gerobak Cinta Disalahgunakan? Dinas Koperasi Jember Turun Langsung Door to Door, Pelanggar Bisa Dipidana
Babinsa Gresik Turun Langsung ke Kolam Lele Warga, Kisah Roro Fitria Bangkitkan Ekonomi Keluarga Jadi Sorotan

Berita Terkait

Monday, 9 March 2026 - 19:39 WIB

Harga Jagung Anjlok Saat Panen! Petani Sekar Bojonegoro Terpaksa Jual Murah ke Tengkulak

Monday, 9 March 2026 - 15:41 WIB

Konflik Timur Tengah Mengguncang Ekspor Jawa Timur, Biaya Logistik Terancam Melonjak

Saturday, 7 March 2026 - 20:29 WIB

Harga Emas Naik, Pembelian di Pegadaian Banyuwangi Melonjak Tajam

Saturday, 7 March 2026 - 16:34 WIB

Panic Buying BBM Menyebar! Warga Bondowoso dan Situbondo Mulai Serbu SPBU, Hiswanamigas Beri Peringatan

Saturday, 7 March 2026 - 15:36 WIB

Stok Menipis, Harga Bawang Prei di Ponorogo Naik Hingga 50 Persen

Berita Terbaru