Bulan Literasi Keuangan OJK Malang 2025 Resmi Ditutup, Ratusan Pembina Pramuka Mendapatkan Edukasi Finansial

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Thursday, 14 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Otoritas Jasa Keuangan  Malang resmi menutup rangkaian Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 melalui kegiatan Training of Trainers (ToT) yang diikuti oleh ratusan pembina Pramuka Kwartir Cabang Kota Malang.

Acara penutupan tersebut berlangsung di Malang Creative Center pada Kamis, 14 Agustus 2025, menandai berakhirnya program yang telah berjalan sejak Mei hingga Agustus.

BLK 2025 di Kota Malang dilaksanakan dengan menggandeng pelaku usaha jasa keuangan, asosiasi, kementerian/lembaga, serta melibatkan masyarakat umum.

Temanya sendiri adalah “Pramuka Cerdas Finansial, Tangguh Masa Depan”, yang mencerminkan komitmen OJK dalam memperluas literasi keuangan di kalangan generasi muda, khususnya anggota Pramuka.

Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, menyampaikan bahwa pihaknya memandang pembina Pramuka sebagai mitra strategis dalam menyebarkan edukasi keuangan.

Baca Juga :  Pelatihan AI untuk UMKM di Malang: Dari Beragam Latar Belakang Menuju Inovasi Digital

Dirinya menekankan bahwa melalui peran pembina, pesan literasi keuangan bisa  tersebar lebih luas dan berkelanjutan di masyarakat.

Farid juga menjelaskan bahwa BLK merupakan program baru yang dijalankan secara masif dan merata di berbagai wilayah Indonesia.

Di Kota Malang, pelaksanaan BLK bersinergi dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), sehingga materi edukasi bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.

Hal ini diharapkan dapat mendukung target nasional dalam meningkatkan tingkat literasi keuangan di Indonesia.

Kegiatan ToT penutup BLK menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, antara lain perwakilan OJK, Certified Financial Planner, dan Maybank Sekuritas.

Mereka membawakan materi mengenai perencanaan keuangan, edukasi pengelolaan keuangan, hingga pengenalan produk investasi di pasar modal.

Baca Juga :  Pemerintah Kota Kediri Gelar Operasi Pasar Murni dan Bazaar untuk Kendalikan Inflasi Selama Ramadan

Diskusi berlangsung interaktif, dan para peserta terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Malang, Diah Ayu Kusumadewi, hadir mewakili Wali Kota Malang.

Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah menilai program BLK sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, literasi keuangan yang luas akan mendorong kemandirian ekonomi, sehingga masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola sumber daya finansial.

BLK 2025 juga menjadi bagian dari inisiatif nasional OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI).

Melalui inisiatif ini, OJK berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan dan pengelolaan keuangan, termasuk memahami risiko serta manfaat dari berbagai produk keuangan yang ada.

Baca Juga :  UMKM Kota Malang Ambil Peran di Porprov Jatim 2025 Lewat Penjualan Merchandise Resmi

Dengan adanya sinergi antara OJK, pemerintah daerah, pelaku industri jasa keuangan, dan masyarakat, OJK Malang optimistis target peningkatan literasi keuangan dapat tercapai.

Ke depan, pihaknya berencana melanjutkan kegiatan edukasi serupa, tidak hanya untuk generasi muda, tetapi juga bagi kelompok masyarakat lainnya.

Penutupan BLK 2025 di Kota Malang ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran finansial masyarakat.

Harapannya, keterampilan mengelola keuangan yang diperoleh para pembina Pramuka dapat diteruskan kepada anggota Pramuka dan lingkungan sekitar, sehingga manfaatnya terasa secara luas dan berkelanjutan.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru