Danantara Pastikan Penyerapan Gula Petani Lewat Skema Bersama SGN dan ID Food

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Wednesday, 27 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Upaya menjaga ketahanan pangan nasional terus diperkuat dengan hadirnya skema penyerapan gula petani yang dipastikan berjalan melalui dukungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dan ID Food.

Skema tersebut memberikan jaminan bahwa gula yang diproduksi oleh pabrik gula milik SGN maupun RNI dapat terserap secara merata tanpa hambatan distribusi.

Kehadiran mekanisme ini dianggap sebagai solusi strategis, tidak hanya bagi industri gula nasional tetapi juga terutama bagi petani tebu yang kerap menghadapi ketidakpastian pasar.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (DPP APTRI), Sunardi Edy Sukamto, menyampaikan apresiasi terhadap langkah yang ditempuh Danantara.

Menurutnya, kebijakan penyerapan gula ini menunjukkan adanya keberpihakan nyata terhadap kepentingan petani tebu.

Baca Juga :  BI Kediri Dorong Panen Raya Cabai Off Season untuk Kendalikan Inflasi dan Jaga Ketahanan Pangan

Ia menilai, mekanisme tersebut mampu menumbuhkan optimisme baru di kalangan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya jaminan pembelian, petani merasa lebih aman dalam memasarkan hasil panennya tanpa takut harga jatuh di pasaran.

Kesepakatan terkait penyerapan gula ini sebelumnya diputuskan dalam Rapat Pembahasan Program Penyerapan Gula Petani yang diadakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama SGN pada Kamis, 22 Agustus 2025, di Representative Office SGN Surabaya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas kementerian dan lembaga, termasuk perwakilan petani tebu dari APTRI.

Rapat ini menjadi tonggak penting dalam menyelaraskan kepentingan pemerintah, BUMN, dan petani dalam membangun ekosistem industri gula yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pemkab Bondowoso Dukung Penuh Ketahanan Pangan Nasional Melalui Komoditas Jagung

Sinergi yang terjalin antara pemerintah, BUMN, dan petani tebu rakyat diyakini dapat menciptakan ekosistem industri gula yang berkeadilan.

Dengan adanya kebijakan penyerapan, keberlangsungan produksi gula di tingkat petani dapat terjamin, sehingga kesejahteraan petani ikut meningkat.

Selain memberikan rasa aman bagi petani, mekanisme ini juga membantu menstabilkan harga gula di pasaran.

Dengan demikian, masyarakat sebagai konsumen tetap dapat membeli gula dengan harga yang wajar, sementara petani tetap memperoleh keuntungan yang layak.

Selain melindungi petani, skema ini juga berfungsi sebagai instrumen penting dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga gula nasional.

Kebijakan tersebut memungkinkan pemerintah untuk mengendalikan pasokan sekaligus mencegah gejolak harga di pasar.

Baca Juga :  Siapa Saja yang Berhak Mengikuti PPG hingga 2027? Ini Kriteria dan Jalur yang Perlu Diketahui

Melalui langkah ini, industri gula nasional diharapkan tidak hanya mampu menopang kebutuhan dalam negeri, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan jangka panjang.

Langkah Danantara bersama SGN dan ID Food dalam memastikan penyerapan gula petani menjadi bukti nyata bahwa keberpihakan kepada petani tebu rakyat masih menjadi prioritas.

Kolaborasi ini menghadirkan ekosistem industri yang lebih sehat, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Dengan dukungan pemerintah serta kebijakan penyerapan yang konsisten, petani tebu memiliki harapan baru untuk terus berkembang, sementara masyarakat mendapatkan jaminan ketersediaan gula dengan harga yang stabil.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru