Optimalisasi Peran BUMDes Torbang untuk Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Tuesday, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

UMKMJATIM.COM – Upaya mendorong kemandirian ekonomi di tingkat desa terus diperkuat melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang lebih efektif dan terarah.

Hal inilah yang menjadi perhatian utama bagi pemerintah Desa Torbang, yang tengah berupaya memperkuat peran BUMDes agar mampu menjadi motor penggerak perekonomian lokal.

Melalui peningkatan fungsi dan kapasitas lembaga desa tersebut, berbagai kebutuhan masyarakat diharapkan dapat terpenuhi secara mandiri tanpa harus mengandalkan pasokan dari luar wilayah.

Pemerintah desa menilai bahwa optimalisasi BUMDes bukan hanya terkait pengelolaan usaha, tetapi juga bagaimana lembaga tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga.

Melalui pengembangan unit usaha yang strategis, desa berupaya memastikan bahwa kebutuhan dasar, terutama pangan pokok, dapat tersedia secara mudah dan dengan harga yang lebih stabil.

Baca Juga :  Simbol Kolaborasi dan Pendorong Ekonomi Lokal Berbasis Budaya dan Lingkungan: Aston Inn Lumajang

Upaya ini dinilai sangat penting mengingat fluktuasi harga di pasaran sering kali berdampak langsung pada kondisi sosial ekonomi masyarakat desa.

Harapan besar pun disampaikan oleh Muzanni, yang menilai bahwa jika BUMDes mampu menjalankan fungsi secara maksimal, Desa Torbang dapat melangkah lebih jauh menuju kemandirian ekonomi.

Ia menekankan bahwa ketergantungan terhadap pasokan luar selama ini menjadi salah satu hambatan yang membuat harga pangan tidak selalu terkendali.

Dengan memperkuat rantai produksi dan distribusi di tingkat desa, persoalan tersebut dapat ditekan sehingga masyarakat memperoleh manfaat lebih besar.

Menurutnya, keberadaan BUMDes idealnya tidak hanya menjadi lembaga yang mengelola unit usaha, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun ekosistem ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui pengelolaan yang profesional, BUMDes dapat mendukung upaya desa dalam menyediakan stok pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau bagi seluruh warga.

Baca Juga :  Koperasi Jasa: Memberikan Layanan Berkualitas dengan Prinsip Kebersamaan

Dengan demikian, akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar dapat terjamin sepanjang waktu, termasuk saat terjadi gejolak harga di tingkat nasional.

Dalam jangka panjang, perbaikan fungsi BUMDes akan memberikan dampak ganda bagi perekonomian desa.

Selain membantu pemenuhan kebutuhan warga, keberadaan unit usaha desa yang berkembang juga dapat membuka lapangan pekerjaan baru.

Masyarakat lokal dapat terlibat dalam berbagai sektor usaha yang dikelola BUMDes, mulai dari distribusi pangan, pengolahan hasil pertanian, hingga jasa lainnya yang relevan dengan potensi Desa Torbang.

Hal ini tidak hanya menumbuhkan pendapatan desa, tetapi juga meningkatkan taraf hidup masyarakat secara keseluruhan.

Lebih jauh, Muzanni menyampaikan bahwa penguatan BUMDes merupakan langkah strategis untuk memastikan pembangunan desa berjalan lebih mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan eksternal.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah di Malang: Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Harga dan Inflasi

Ia menilai bahwa desa yang kuat adalah desa yang mampu memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal dan mengolahnya menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.

Dengan memaksimalkan BUMDes, Desa Torbang memiliki peluang besar untuk mewujudkan hal tersebut.

Komitmen untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui BUMDes ini menjadi bagian dari upaya pembangunan berbasis pemberdayaan.

Setiap warga nantinya diharapkan dapat merasakan langsung manfaatnya, terutama dalam hal ketersediaan pangan pokok yang mudah dijangkau dan ramah di kantong.

Melalui kerja sama antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat, Desa Torbang berpeluang besar menjadi contoh desa yang berhasil membangun kemandirian ekonomi dari tingkat akar rumput.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Monday, 25 May 2026 - 11:47 WIB

Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu

Berita Terbaru