Tuban Perkuat Validitas Data Pertanian dan Perikanan Lewat Monev Portal Satu Data

Redaksi UMKM JATIM

- Redaksi

Monday, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKMJATIM.COM – Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP2P) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) untuk memperkuat akurasi data sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Acara ini berlangsung di Aula DKP2P Tuban, Senin (3/11/2025), dan dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari berbagai bidang terkait.

Kegiatan tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas data di portal Tuban Satu Data, yang kini menjadi tulang punggung penyusunan kebijakan pembangunan daerah berbasis bukti.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa seluruh data yang dimasukkan ke sistem benar-benar valid, mutakhir, dan dapat dimanfaatkan untuk perencanaan program yang lebih akurat.

Kepala DKP2P Kabupaten Tuban, Eko Julianto, menyampaikan bahwa setidaknya terdapat 23 kelompok data sasaran yang akan diperbarui.

Baca Juga :  Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Kelompok data tersebut mencakup informasi petani, peternak, nelayan, dan potensi jaringan irigasi di berbagai wilayah Kabupaten Tuban.

Menurutnya, data yang akurat merupakan dasar penting dalam menyusun kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ia menilai bahwa tanpa data yang valid, kebijakan pemerintah akan sulit memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Eko juga menjelaskan bahwa pembaruan data dilakukan untuk memperkuat proses perencanaan berbasis data (data-driven planning).

Dengan sistem yang terintegrasi, diharapkan proses penganggaran dan pelaksanaan program di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan bisa lebih efisien serta tepat guna.

“Pemerintah daerah tidak ingin membuat kebijakan berdasarkan asumsi.

Dengan data yang mutakhir, setiap langkah pembangunan bisa lebih terukur dan sesuai kebutuhan lapangan,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kabid Statistik dan Persandian Diskominfo SP Tuban, Awang Kusumo, menuturkan bahwa kegiatan monev ini juga dimaksudkan untuk mengevaluasi efektivitas pengisian data pada portal Tuban Satu Data.

Baca Juga :  Jombang Fokus Optimalisasi DBHCHT 2026 di Tengah Penurunan Anggaran, Bupati Tekankan Program Tepat Sasaran

Ia menegaskan bahwa sistem tersebut merupakan instrumen penting dalam penyediaan data lintas sektor yang bisa diakses oleh seluruh perangkat daerah.

Menurut Awang, apabila ditemukan kendala dalam proses input data, pihak Diskominfo SP siap memberikan pendampingan teknis agar sistem berjalan optimal.

Ia juga menambahkan bahwa penyempurnaan portal ini merupakan perhatian khusus dari Bupati Tuban, yang menargetkan agar Tuban Satu Data menjadi pusat referensi utama dalam pengambilan keputusan strategis pemerintah daerah.

“Bupati berharap agar portal ini tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan data, tetapi juga sumber informasi akurat yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, termasuk publik,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan monev juga melibatkan Bidang II Diskominfo SP yang bertugas sebagai pengembang aplikasi.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Cek Status Penerima BLT Kesra Secara Online melalui Cek Bansos Kemensos

Keterlibatan tim teknis ini penting agar setiap permasalahan, termasuk gangguan input data dan bug sistem, dapat segera diatasi di lokasi kegiatan.

Sinergi antarperangkat daerah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tuban dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis data (data governance).

Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah berharap dapat membangun kebijakan publik yang berbasis bukti (evidence-based policy) sehingga arah pembangunan daerah lebih tepat dan transparan.

Dengan langkah ini, Kabupaten Tuban terus memperkuat posisinya sebagai daerah yang serius membangun ekosistem data terpadu.

Upaya peningkatan akurasi data pertanian, peternakan, dan perikanan diharapkan mampu mendukung pengambilan kebijakan strategis menuju pemerintahan yang transparan, efisien, dan akuntabel.***

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari
Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing
Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru
Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru
Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah
Demi Swasembada Gula Nasional, Jombang Bidik 3.000 Hektar Bongkar Ratoon Tebu
Ratusan Warga Serbu Pasar Murah di Kediri, Khofifah Turun Tangan Kendalikan Inflasi Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha 2026 Sepi Pembeli, Pedagang Hewan Kurban di Malang Keluhkan Omzet Anjlok Drastis

Berita Terkait

Tuesday, 26 May 2026 - 11:53 WIB

Telur Bakal Jadi Menu Wajib MBG? Harapan Baru Peternak yang Merugi hingga Rp3 Juta per Hari

Tuesday, 26 May 2026 - 08:51 WIB

Tak Lagi Jualan di Pinggir Jalan! Peternak Malang Raup Cuan Besar Berkat Live Streaming Kambing

Monday, 25 May 2026 - 19:48 WIB

Pamerkan Capaian Moncer, Gus Barra Yakin Mojokerto Siap Jadi Magnet Investasi Baru

Monday, 25 May 2026 - 15:38 WIB

Darurat Logistik Jatim! Jumlah PBM Anjlok 70 Persen, Pelaku Usaha Waspadai Ancaman Baru

Monday, 25 May 2026 - 11:48 WIB

Mojokerto Makin Dilirik Investor! Bupati Albarraa Ungkap Realisasi Investasi Tembus Triliunan Rupiah

Berita Terbaru